PENIDASAN PEREMPUAN DALAM PERJUANGAN PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARATRefleksi untuk aktivis papua khusus laki -laki yang selalu egois dalam perjuangan penindasan di Papua.

PENIDASAN PEREMPUAN DALAM PERJUANGAN PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT

Refleksi untuk aktivis papua khusus laki -laki yang selalu egois dalam perjuangan penindasan di Papua.

Perjuangan Hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat Papua (Self Determination) kita perjuangkan tidak akan perna kita capai dengan sempurna apabila penindasan perempuan diabaikan.

Pembebasan perempuan adalah salah satu mata rante tidak dapat dipisahkan dalam sejarah penindasan perjuangan Pembebasan nasional Papua Barat.

Karena perjuangan Pembebasan nasional tidak ada gunanya apabila penindasan perempuan tidak diperhatikan.

Dalam konteks perjuangan rakyat Papua hari ini, penindasan perempuan adalah salah satu nilai yang tidak dapat dipisahkan. Karena sangat diperlukan pernah perempuan sangat penting dalam pejuangan nasional.

Dalam organisasi gerakan sipil kota harus menempatkan kaum hawa dalam sebagai pelopor gerakan perlawanan terhadap penindasan perempuan.

Perempuan harus jadi subyek dalam perjuangan hari ini, perempuan dan laki laki sesungguhnya setara dari konteks perlawanan penindasan di West Papua.

Kaum laki-laki yang kini mengakui dirinya sebagai aktivis atau pejuang harus mengubah paradigma berpikir bahwa, dalam perjuangan tidak membedakan atau melihat perempuan bukan hanya pelengkap atau kelas dua.

Dalam perjuangan perempuan dan laki-laki setara dan bagi peran masing-masing supaya tidak hanya obyek perjuangan penindasan namun mereka harus jadi subyek.

Bukan berarti, kita mengabaikan nilai-nilai budaya sebagai hirarki bangsa namun, kita sebagai pejuang harus mampu memahaminya dan melihat secara obyektif bahwa nilai -nilai budaya menindas perempuan harus dilawan.

Hal ini penting sehingga banyak kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan terus terjadi di Papua.

Tanpa disadari kita laki-laki menilai perempuan kaum yang lemah dan menempatkan sebagai manusia kelas dua dalam masyarakat.

Sesungguhnya yang lemah itu kaum adam, mereka memilik kemampuan yang tidak jauh beda dengan laki-laki.

Dalam pekerjaan wanita ditempatkan perempuan dalam struktur organisasi perjuangan, perempuan akan konsisten mengerjakan tugasnya dibandingkan laki-laki .
Karena kaum hawa akan selalu menggunakan hati nurani dalam perjuangan dari pada laki-laki yang mengandalkan logika.

Kelebihan dan kemampuan perempuan dalam pembagian tugas dalam rumah tangga yang tidak pernah Laki-laki sadari karena keegoisan.

Dalam pembagian tugas dalam rumah tangga perempuan memiliki kelebihan dan kemampuan mengerjakan tugasnya.

Apapun tugas kita berikan kepada wanita, dia akan mengolahnya menjadi banyak dan besar melengkapi kebutuhan rumah tangga.
Pria memberikan setetes air mani yang tidak berguna, tetapi perempuan memberikan kita bayi yang akan menjadi buah hati dan generasi penerus.

Kita memberikan wanita hanya bangunan kosong , namun dia akan memberikan kita rumah tangga yang lengkap mengisi rumah.
Kita memberikan sedikit uang belanja kepada wanita tetapi, dia akan memberikan kita maknan yang dinikmati banyak orang.

Kita memberikan senyuman, namun dia akan memberikan kita hatinya.
Kita memberikan wanita sedikit dan terbatas tetapi mereka mengelolanya jadi sempurna tidak.

Perempuan memberikan kita melebihi apa yang kita berikan. Walau dia memiliki tanggung jawab secara kodrat Tuhan berikan kepada mereka yang tidak bisa lakukan oleh kaum adam.

Mengandung, melahirkan dan menyusui, adalah tugas pokok perempuan. Sehingga dalam perjuangan Pembebasan perempuan harus jadi subyek karena mereka memiliki kekuatan dan kemampuan yang tidak jauh beda dengan laki-laki.
Jadi perempuan bukan hanya dijadikan obyek dalm perjuangan dan tempat pelampiasan emosi dan nafsu kaum laki-laki.
Apa lagi kita menjadikan mereka sebagai budak dan ditempatkan di belakang atau dapur, pada hal pekerjaan masak, cuci, urus rumah tangga itu bukan hanya urusan perempuan.

Kita masih melihat perempuan pelengkap dan menempatkan di belakang berarti kita sedang menindas perempuan.

Perempuan dan laki-laki harus setara dalam perjuangan Pembebasan nasional Papua Barat, karena perjuangan kita hari ini perjuangan tetang penindasan perempuan di West Papua.
Jika salah tolong perbaikan dan kritik yang membangun melihat esensinya secara obyektif dan produktif.

SILAKAN KALIAN PROTES LAKI-LAKI EGOIS

Kasih sayang ibu memang tiada tergantikan banyak jasa dan perhatian dari seorang ibu yang sudah tertanam dalam jiwa kita, Dari mulai kita lahir sampai dengan dewasa seperti sekarang ini cinta dan kasih sayang ibu memang selalu hadir dalam benak jiwa kita, Sehingga patut kiranya kita membalas kasih sayang seorang ibu dengan segala apa yang kita miliki,Salah satunya dengan mengungkapkan perasaan cinta kasih lewat kata-kata puisi seorang ibu sebagai wujud nyata tanda cinta dan kasih sayang kita kepada ibunda tercinta.

Kasih sayang ibu memang tiada tergantikan banyak jasa dan perhatian dari seorang ibu yang sudah tertanam dalam jiwa kita, Dari mulai kita lahir sampai dengan dewasa seperti sekarang ini cinta dan kasih sayang ibu memang selalu hadir dalam benak jiwa kita, Sehingga patut kiranya kita membalas kasih sayang seorang ibu dengan segala apa yang kita miliki,
Salah satunya dengan mengungkapkan perasaan cinta kasih lewat kata-kata puisi seorang ibu sebagai wujud nyata tanda cinta dan kasih sayang kita kepada ibunda tercinta.

Untuk itulah tiada yang paling bermakna untuk mengingat akan kasih sayang seorang ibu dengan kata kata indah cinta seorang anak kepada ibunda tercinta, Yang di senandungkan pada moment tepat seperti di hari ibu yang diperingati setiap tanggal 22 desembe di setiap tahunnya, Makna yang ada dari hari ibu yang begitu bersahaja kiranya bisa lebih bernuansa apabila kita bisa mengapresiasikannya lewat kata-kata indah maupun puisi ibu yang beggitu melekat dalam kalbu sebagai ungkapan tanda cinat dan sayang kita kepada ibu tercinta. Dan inilah yang semestinya kita lakukan di saat hari ibu datang menjelang.


Ataupun dengan kata-kata dan puisi yang ada hubungannya dengan peringata hari ibu tersebut seperti yang ada dari puisi hari ibu singkat, pantun hari ibu, sajak hari ibu yang ringkas, wonderful mother, puisi untuk ibu dihari ibu, puisi untuk ibu karya chairil anwar, puisi pendek tentang ibu dan puisi ibu.

Seperti yang akan di ulas dengan penuh pemaknaan dari kumpulan puisi ibu tercinta seperti dibawah ini, Sehingga satu arti yang penting di kala ketulusan hati dan curahan kasih sayang seorang anak terhadap ibu
tercinta bisa di maknai pula dengan kata-kata indah di hari ibu ini.




*”KEMBALILAH IBU”*


Di tengah malam yang suci ini
Aku hanya termenung melihat potretmu Aku teringan di saat-saat dimanja dan dibelai Oleh jemari halusmu yang membuatku tertidur dipangkuanmu,,,,,

Namun semua hanya tinggal kenangan Sudah tiada lagi sentuhan tanganmu dikepalaku Sudah tiada lagi pelukan hangat darimu Sudah tiada lagi cerita yang akan mengantarku ke alam tidur,,,,,

Ohhh ibu,,,,
Mengapa begitu cepat ibu pergi meninggalkanku Aku rapuh tampamu ibu Tak mampu ku hadapi dunia tampa dorongan darimu ibu,,,,

Ibu,,,,,
Ku mohon kembalilah
Jangan biarkan ku sendiri tampamu ibu Aku sangat merindukannu ibu.

* “MERINDUKAN IBU”*


Ibu,,,,
Bagaikan cahaya mentari pagi yang menyinari hidupku Memberikan kehangatan dengan kasih dan sayangmu

Ibu,,,,
Kau sangat berarti dalam hidupku
Kau ajarkan aku berbagai macam hal Sehingga aku mampu untuk berdiri sendiri

Ibu,,,,
Tampamu aku begitu lemah
Andai aku dapat memelukmu
Akan aku ceritakan semua kisahku
Tampamu disisiku,,,,

Ibu,,,,
Selamanya kau tak akan pernah tergantikan.

*”UNTUKMU IBU”*


Ibu,,,,
Kau mengandungku selama 9 bulan
Kau tak dapat tidur dengan nyenyak
Siang dan malam kau gelisah menanti kehadiranku,,,,

Ibu,,,,
Kau pertaruhkan nyawa demi melahirkanku Kau tahan rasa sakit
Dan kau teteskan air mata kebahagian Saat kau mendengar teriakan tangisku pertama kali,,,,

Kau iklaskan air susumu untukku minum Kau rela dan tak tidur hanya karena diriku terbangun ditengah malam Dan kau besarkan aku dengan penuh kasih sayang,,,

Terima kasih ibu atas semua pengorbananmu untukku Aku tak akan pernah bisa membalas jasamu
Ibu,,,,
Tapi aku akan menjagamu, menyanyangimu Dan tak akan ku biarkan hatimu terluka Aku sangan mencintaimu ibu.

* “RINDU UNTUK IBU”*


Andai aku bisa menulis dilangit
Akan aku tulis namamu diatas sana
Andai aku bisa melukis diangkasa
Akan aku lukis wajahmu disana

Ibu,,,,
Ingin ku tulis sepucuk surat untukmu
Dan ku terbangkan bersama angin
Agar engkau tahu betapa aku sangat merindukanmu

Hadirmu bagaikan mentari pagi
Yang memberi kehangatan bagiku
Namun kini engkau telah pergi
Dan aku pun tersadar
Betapa berharganya dirimu dihidupku ibu.

*”PERJUANGAN IBU”*


Laksana sinar di pagi hari
Dedaunan menari-nari
Ibu,,,,
Jerih payahmu Keringatmu
Nasehatmu selalu ku hargai

Ibu,,,,
Pagi, siang dan malam
Kau slalu menemani kami
Saat kamu lelah, sedih maupun bahagia

Engkau bagaikan bulan
Yang menerangi dikegelapan
Bersusah payah demi keluarga
Membesarkan penuh dengan kasih sayang Hingga masa depan kembali cerah

Ibu,,,,
Sungguh mulia perjuanganmu
Engkau tak berharap budi balasan
Aku berjanji,,,,
Tak akan ku sakiti hatimu ibu
“Kasih AKAN ABADI sepanjang masa”

*3″MALAIKAT DIHIDUPKU”*


Malaikat itulah sebutan yang pantas untukmu Karena ketulusan hatimu
Yang telah merawatku, menjagaku dan membesarkanku Dengan penuh kasih dan sayang

Kau hanya ada satu
Dan tak akan pernah tergantikan oleh siapa pun Sebutanmu adalah ” IBU “
Sebutan sederhana tapi mengartikan seseorang yang luar biasa

Ada atau tidak adanya dirimu
Kau akan selalu berada didalam lubuk hatiku Sebagai penyemangat dalam hidupku Sebagai penerang dalam gelapku

Terima kasih ibuku tersayang
Kau adalah malaikat didalam hidupku Malaikat yang menerangi Dan malaikat yang selalu menemaniku Terima kasih melaikat dalam kehidupanku.

*”WANITA ITU IBUKU”*

Wajahnya lembut Sedap dipandang mata Tapi dia tak secantik LADY DIANA Bagiku kecantikannyalah yang mampu mengalahkan kecantikan bidadari surga Tatapannya teduh
Memancarkan kelembutannya
Ya wanita itu ibuku,,,,

Tidak,,,,
Aku tidak membicarakan raganya
Aku selalu membicarakan perjuangannya
Aku akan selalu mengenang jasa-jasanya Yang selalu sabar dan setia
Mengajarkan aku mengeja dunia dari alif sampai yaang Dari buta sampai bisa menatap segalanya Ya,,,,
wanita itu ibuku

Maafkan aku ibu,,,,
Terkadang, aku acuhkan nasehatmu
Terkadang, aku sakiti hatimu
Terkadang, aku ambil kesenanganmu
Terkadang, aku selipkan rasa malu dihatimu Tapi kau abaikan semua itu
Kau anggap angin lalu Ya,,,, wanita itu ibuku

Selalu ku kenang, selalu ku ingat
Dalam setiap doaku ” Ya allah ya tuhanku,
Ampuni dosa ibu, dan kasihanilah dia, Sebagaimana dia telah mengasihiku Sewaktu kecil sampai aku menutup mata “.

Sehingga dengan apa yang telah kita perbuat kepada ibu tercinta itu
laksana sebuah doa yang begitu sangat diharapkan oleh semua ibunda tercinta, Karena hakikatnya kita bisa mengerti dan mengetahui tentang semua hal itu adalah datangnya dari seorang ibu,

Terimakasih Telah Kami
Semoga Kutipan Di Atas Bisa Bermanfaat.!

“(Gereja Harus Jadi Penyelamat Manusia, Bukan Menjadi Penindas)”

GEREJA HARUS JADI PENYELAMAT MANUSIA BUKAN MENJADI PENINDAS?

Sungguh amat memilukan hati ketika melihat semakin maraknya pembunuhan, penyiksaan, pembantaian, diskriminasi, pembungkaman ruang demokrasi dan pemusnahan ras melanesia di West papua dan luar papua terhadap orang Papua.

Lebih menyakitkan lagi, peristiwa-peristiwa ini dibungkus oleh agama. Mengaku anak-anak Allah, tetapi mengesahkan pemusuhan terhadap orang berbeda ideologi dan melindungi para pelaku dan mendoakan pelaku yaitu Negara yang melakukan kejahatan atas nama keamanan terhadap manusia papua.

Di mimbar bicara damai tetapi mewujudkan damai nihil, apa lagi dalam kehidupan yang kian marak, penyiksaan, pembunuhan, perampasan, secara masif.
Perbedaan pendapat ditolak tanpa ditimbang, bahkan perbadaan pandangan dianggap musuh yang pantas diperangi, harus ditangkap dipenjarakan bahkan harus dibinasakan.

Dengan kata lain, kehidupan ini dipandang sebagai arena perang, secara khusus di papua dijadikan sebagai arena perang dan manusianya harus dimusnahkan dari tanahnya sendiri dengan stigma separatis, makar, kriminal dan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Para teolog kaum moderat yang mengaku diri anak-anak Allah di mimbar doakan penguasa atau pelaku kejahatan yaitu Negara.
Jika orang berjuang keadilan dan politik dianggap musuh dan tidak pernah mendoakan mereka dan perjuangannya di setiap persekutuan dan di mimbar gereja maka pestanya adalah mereka bukan bagian dari umat Tuhan.

Sungguh ironis dan heran jika gereja membedakan umat Tuhan, dengan melihat pandangan politik yang berbeda dengan penguasa.
Gereja berwatak imperialisme dan neoklonialisme harus sadar dan mengutamakan teologi pembebasan.

Refleksi untuk pimpinan Gereja ajaran Yesus di dalam injil Matius pasal 15:13 (Setiap Tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang disurga harus dicabut dengan akar-akarnya. ) (Berbahagialah orang yang membawa perdamaian karena mereka disebut anak-anak Allah. Injil Matius pasal 5:1-12)
Artinya Gereja harus membela dan melindugi umat Tuhan, karena Udang-udang dan aturan kolonial harus dicabut di tanah ini. Sebab hukum dibuat kolonial menindas umat Tuhan, di Tanah Papua.

Berdasarkan refleksi ini saya melihat gereja di Papua berwatak imperalis dan kolonial melindugi kepentingan mereka dibandingkan menyelamatkan manusia Tuhan, tempatkan di tanah ini. Dengan kata lain gereja sesungguhnya penindas.
kedamaian manusia, bukan beretorika di mimbar-mimbar gereja. *(

“SALAM SATU JIWA”

Omikson Balingga

SaveMonyetBuronan

Kapolda Papua segerah bebaskan tuan VICTOR F YEIMO, aktivis MAHASISWA FRANS WASINI dan ditahan karena rasisme pada tahun 2019 silam. kerena mereka bukan pelaku rasisme tetapi kita rakyat Indonesia lebih khususnya rakyat papua sudah tahu bahwa mereka korban rasisme.

Kapolda Papua segerah bebaskan tuan VICTOR F YEIMO, aktivis MAHASISWA FRANS WASINI dan ditahan karena rasisme pada tahun 2019 silam. kerena mereka bukan pelaku rasisme tetapi kita rakyat Indonesia lebih khususnya rakyat papua sudah tahu bahwa mereka korban rasisme.

Barang-barang duniawi jangan lebih pentingkan karena barang itu di produk oleh pabrik dan pabrik itu di buat oleh manusia dan sedangkan manusia itu di ciptakan oleh tangannya Allah sendiri, itu perlu ingat.

Dalam 5 sila negara republik Indonesia, sudah tertulis nomor yang ke 2 berbunyi bahwa, KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB sila itu mungkin hanya berlaku kepada pemimpin-pemimpin pemerintahan di negara ini, kalau kepada rakyat pun juga berlaku berarti segerah bebaskan orang-orang yang di tahan karena rasisme, karena dari pemimpin pemerintahan sampai rakyat kita semua sudah tahu bahwa akar masalah itu bukan datang dari mereka yang ditahan itu.
Kenapa orang yang membuat masalah rasisme itu dia jalani aktivitas dengan mulus? sedangkan korban rasisme tinggal di dalam penjara bertahun-tahun dan berbulan-bulan mereka menderitah?

kini sudah jelas bahwa UU tentang kemanusiaan itu hanya berlaku kepada pemimpin-peminmpin pemerintahan, tidak dengan rakyat jelata.

#hidup_korban_rasisme
#hidup_rakyat_papua
#hidup_hidup_hidup
#fre_west_papua
๐ŸŒนโœŠ๐Ÿฟ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡บ

(KNPB News)Kata โ€œberakhirโ€ perlu dijelaskan. Memang tidak disebutkan masa waktu UU Otsus Papua. UU Otsus hanya memuat masa waktu dana Otsus yang akan berakhir 2021. Tapi sebelum menjawab kenapa wacana โ€œOtsus berakhirโ€ itu muncul, mesti pertanyakan kenapa penguasa kolonial Indonesia sibuk bicara evaluasi Otsus, Revisi UU Otsus atau Otsus Plus?

*(KNPB News)*

Kata โ€œberakhirโ€ perlu dijelaskan. Memang tidak disebutkan masa waktu UU Otsus Papua. UU Otsus hanya memuat masa waktu dana Otsus yang akan berakhir 2021. Tapi sebelum menjawab kenapa wacana โ€œOtsus berakhirโ€ itu muncul, mesti pertanyakan kenapa penguasa kolonial Indonesia sibuk bicara evaluasi Otsus, Revisi UU Otsus atau Otsus Plus?

Ini pertarungan antar elit penguasa kolonial. Bukan rakyat West Papua. Elit penguasa ini sibuk soal โ€œUangโ€. Soal nasib 2% Dana Alokasi Umum (DAU) dihentikan atau diperpanjang. Kenapa sibuk bicara uang? Yah, karena nafas NKRI dan elit politik kolonial Indonesia di West Papua adalah uang. Uang yang bikin Indonesia tahan Papua, bukan kebijakan, kewenangan atau keberpihak. Dan uang yang bikin elit-elit Papua tahan Indonesia di Papua.

Jadi ini ibarat mobil bensinnya habis 2021. Maka dengan sendirinya UU Otsus mati. Karena tanpa uang tra mungkin UU Otsus jalan. Walaupun yang bergerak (beredar) hanya uang. Muatannya tidak jalan karena hilang arah jalan kemana dan bagaimana. Semua Perdasus dimatikan Jakarta. Uang Otsus tidak menjamin Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan affirmasi sebagaimana yang tertuang dalam Otsus.

Buktikan dengan gamblang saja, Index Pembangunan Manusia (IPM) terrendah berada di kedua Provinsi di Papua. Hanya jago promosi satu dua pilot asli Papua, sementara sekolah-sekolah kosong trada guru di hampir semua kampung-kampung, belum UT dan berbagai akademi yang minim trima siswa Papua.

Angka kemiskinan terburuk ada di kedua Provinsi di Papua. Ekonomi kerakyatan mana yang berhasil? Pembangunan Pasar Mama-Mama Papua di Kota Jayapura, dekat kantor Provinsi Papua saja berjuang sampai korban kematian baru dibangun di penghunjung Otsus. Mana ada kios, tokoh, industri milik rakyat Papua? Semua milik warga kolonial pendatang.

Berapa mayat orang Papua yang keluar dari rumah sakit setiap hari? Uang Otsus habis untuk beli peti mayat bikin duka kematian rakyat Papua setiap hari? Lihat masifnya penetrasi kapital, militer dan pendatang setelah jalan-jalan dibangun. Ilegal logging, illegal mining, bisnis militer, 436 ribu hektar hutan habis dibabat perusahaan setiap tahun yang diberi ijin Jakarta. Terlalu banyak untuk diurai, dari yang terdata hingga tak terdata.

Otsus justru menambah penderitaan rakyat West Papua. Ibarat memberi obat tanpa diaknosa penyakit. Sakit justru tamba kronis dan mati banyak. Rakyat Papua maunya merdeka, penguasa kolonial kasih pil penindasan lewat uang.

Kenapa uang menindas Papua? Karena yang beredar di kampung hingga kota itu dihabiskan rakyat Papua untuk biaya bertahan pada kemiskinan struktural yang diciptakan penguasa kolonial. Uang dipakai bayar semua kebutuhan primer, sekunder dan tertier milik kolonial. Rakyat dan penguasa kolonial lah yang menyedot semua uang kembali ke Indonesia.

Jadi, entah dana Otsus berakhir tahun 2021 atau dilanjutkan tidak memiliki dampak bagi perbaikan hidup manusia dan tanah Papua. Sebab trada indikator keberhasilan dari kucuran 67 triliun lebih dana Otsus sejak 2002 hingga 2018. Artinya, uang tidak berhasil membangun Papua. Uang juga tidak berhasil membunuh keinginan orang Papua untuk menentukan nasib sendiri. Membuktikan fakta bahwa Indonesia tidak dapat membeli nasionalisme dan ideologi orang Papua.

Karena Otsus itu hanyalah uang, dan uang itulah yang dipakai untuk meredam perjuangan bangsa Papua untuk merdeka, maka berakhirnya dana otsus 2021 adalah juga akhir dari UU Otsus di tanah Papua. Jakarta tahan dan kelabui perjuangan Papua dengan uang. Elit politik penguasa kolonial di Papua tunduk dan jadi boneka kolonial, bahkan jual-jual isu Papua Merdeka karena uang dan jabatan.

Jadi apa gunanya agenda Evaluasi, Revisi atau Otsus Plus? Tidak perlu โ€œbaku tipuโ€. Jakarta juga tahu dan sadar kenapa Otsus Pincang. Uang dikucurkan tetapi secara sadar juga mereka tahan kewenangan, kebijakan, juga mematikan berbagai produk Perdasus. Perkosa UU Otsus dengan UU lain. Trada grand desain Otsus dijalankan, karena yang sedang dijalankan adalah grand desain kolonialisme. Lantas, apa gunanya Otsus plus, minta-minta kewenangan lebih. Yang di Otsus saja begitu dibiarkan, dimatikan, hanya jadi paket politisasi kolonial. Otsus Plus, yah sama saja!

Otsus hanya alat propaganda kolonial Indonesia. Mau kasih tahu dunia bahwa Indonesia telah memenuhi hak penentuan nasib sendiri melalui Otsus. Sebagai upaya mengubur sejarah aneksasi-manipulasi Pepera 1969 dan tututan hak penentuan nasib sendiri melalui referendum saat ini.

Otsus pincang, digagalkan Jakarta, secara sengaja. Lalu menangkap elit politik Papua yang koruptor. Lalu kampanyekan bahwa orang Papua tidak mampu mengatur diri sendiri lewat Otsus. Dan karenanya mereka (orang Papua) tidak mampu bernegara sendiri. Lalu kehadiran Indonesia melalui militer, pendatang dan kapitalis dianggap mampu membangun Papua, dan karenanya Papua layak dalam kekuasaan Indonesia. Adalah pola-pola propaganda yang dibangun Jakarta.

Lalu orang Papua yang prakmatis bermental rendah diri (inlander) sibuk baku siku, baku gigit, bakalai dalam lingkaran setan Otsus. Membangun politik primordial, terfragmentasi dalam berbagai golongan politik kolonial. Lalu membangun budaya demokrasi uang yang menghancurkan tatanan (pondasi nilai) warisan leluhur. Candu kuasa dan uang itulah yang mesti jadi agenda evaluasi internal kebangsaan Papua.

Lupa pada kebanggan jati diri dan tanah air yang kaya raya. Dana ampas hasil kuras kekayaan Papua itu kalian ribut-ributan rebut. Eh, Papua kaya raya ini kelak milik siapa kalau otakmu hanya sibuk suapan kolonial, sementara gunung batu, kayu, ikan, semua-semua itu jadi milik kolonial? Bukankah jauh lebih baik mengurus semua dalam genggaman/kekuasaan kita bangsa Papua? Bukankan itu yang mesti diperjuangkan? Demi anda tapi juga untuk anak cucumu kelak. Begitulah rendahnya kita mengemis sesuap nasi diatas tanah hamparan luas nan kaya ini.

Rakyat kita ini jangan bawa masuk mereka dalam peradaban kapitalisme. Biarkan mereka tetap tersenyum ceria asal ada pinang merah di mulut. Biarkan mereka tetap kelilingi loyang papeda, barapen, tungku honai. Disanalah surga itu. Asal ada dusun sagu, kebun, hutan tempat berburu, kami sudah puas, kaya. Jangan ajar kami dengan politik demokrasi liberal yang membuat kelas-kelas sosial baru, mayoritas-minoritas. Kami sudah puas pada demokrasi konsensus, meritokrasi, dimana tidak ada lagi ambisi dan pertarungan politik. Dsb-sdb. Pangkal-pangkal kesadaran inilah yang mesti dihidupkan kembali dipenguhunjung Otsus ini.

Karena itu ada alasan kenapa referendum menjadi solusi, juga dalam menyikapi gema referendum di West Papua. Pertama, alasannya jelas karena rakyat West Papua belum pernah menentukan nasib politik mereka. Bahwa tidak ada hukum internasional (resolusi PBB) yang menyatakan West Papua telah menjadi sah bagian dari NKRI sejak pepera 1969. Kedua, kondisi penindasan bangsa Papua, yakni kehadiran Indonesia dari Otonomi jilid satu hingga Otsus hingga 2021 tidak berhasil membangun Papua, atau membuat orang Papua ingin membangun dalam NKRI. Artinya tidak jaminan perbaikan bagi bangsa Papua kedepan dalam NKRI.

Dua alasan inilah yang mesti menjadi landasan pijak untuk menemukan resolusi bagi bangsa Papua. Sehingga menjadikan isu referendum atau Papua Merdeka sebagai tawaran meminta Otsus Plus, atau kebijakan lain itu sama saja pasien yang hendak mencari obat lain untuk penyakit lain. Kembalikan paket politik kolonial โ€œOtsusโ€ dan semua pihak segera memberi ruang politik bagi bangsa Papua untuk menentukan nasibnya sendiri.

(Penulis adalah Media Rakyat Papua)

โ€œMAMA ADALAH: PAHLAWAN TANPA JAZAโ€.

โ€œMAMA ADALAH: PAHLAWAN TANPA JAZAโ€.
โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€“
Sebuah lagu doa ibu tentang revolusi untuk anak di medan perjuangan.
Dengan tangisi air mata seorang mama memeluk anaknya. Di rumah sakit dok 2 Jayapura seorang mama dari tuanVictor Yeimo yang sedang tangisi air mata dan salam dengan pelukan kepada putranya.

Mama seorang pahlawan tanpa jaza sedang memikirkan selama sembilan bulan mengandung anaknya, dengan bertaruhan nyawa demi menyelamatkan anaknya dari kandungan seorang ibu. Dengan letih-lesuh dan keluh-kesah yang seorang mama di pikir-pikirkan saat anaknya, dalam kesakitan di tahanan. Bahwa anak saya akan jadi bagaimana dengan bimbangan hati yang berat memboncengi dengan kesedihan itu, telah habis dan sirnah oleh waktu ketika seorang mama ia sudah mempertemukan anaknya dengan tatapan mata dan baku jabat tangan atas tangisi air matanya. Karena seorang mama punya harapan bahwa anak saya harus pulih dari kesakitannya. Dan harapan seorang mama adalah: anaknya harus sembuh dengan membaik dari kesakitannya. Pelukan mama adalah: memberikan sprit untuk tn VY untuk sembuh dari kesakitan dan memberikan roh semangat dari seorang mama kepada anaknya, tetap kuat dan sabar dalam segala hal tantangan dan rintangan yang datang mengodai hidupnya.

Harapan dan doa mama-mama Papua untuk tuan VY harus pulih total dengan pertolongan Tuhan yang Sang maha kuasa.๐Ÿ™

โ€”-Aminโ€”-๐Ÿ™?Asso Hunenunen



“MAMA ADALAH: PAHLAWAN TANPA JAZA”.

“MAMA ADALAH: PAHLAWAN TANPA JAZA”.
——————————————————————–
Sebuah lagu doa ibu tentang revolusi untuk anak di medan perjuangan.
Dengan tangisi air mata seorang mama memeluk anaknya. Di rumah sakit dok 2 Jayapura seorang mama dari tuanVictor Yeimo yang sedang tangisi air mata dan salam dengan pelukan kepada putranya.

Mama seorang pahlawan tanpa jaza sedang memikirkan selama sembilan bulan mengandung anaknya, dengan bertaruhan nyawa demi menyelamatkan anaknya dari kandungan seorang ibu. Dengan letih-lesuh dan keluh-kesah yang seorang mama di pikir-pikirkan saat anaknya, dalam kesakitan di tahanan. Bahwa anak saya akan jadi bagaimana dengan bimbangan hati yang berat memboncengi dengan kesedihan itu, telah habis dan sirnah oleh waktu ketika seorang mama ia sudah mempertemukan anaknya dengan tatapan mata dan baku jabat tangan atas tangisi air matanya. Karena seorang mama punya harapan bahwa anak saya harus pulih dari kesakitannya. Dan harapan seorang mama adalah: anaknya harus sembuh dengan membaik dari kesakitannya. Pelukan mama adalah: memberikan sprit untuk tn VY untuk sembuh dari kesakitan dan memberikan roh semangat dari seorang mama kepada anaknya, tetap kuat dan sabar dalam segala hal tantangan dan rintangan yang datang mengodai hidupnya.

Harapan dan doa mama-mama Papua untuk tuan VY harus pulih total dengan pertolongan Tuhan yang Sang maha kuasa.๐Ÿ™

—-Amin—-๐Ÿ™?Asso Hunenunen

RAKYAT PEJUANG, Yang Terhormat.Dengan Penuh rasa kasih sayang dan terbuka kami sampaikan, bahwa Demi 1 Nyawa manusia Pejuang sejati, Karena menegakkan Nilai Keadilan, Kebenaran dan Kemanusiaan di bumi Papua seperti di Surga, Maka Rakyat tertindas di Melanesia Barat wajib bangkit dan menuntut “Victor Yeimo” harus dibebaskan tanpa syarat apapun oleh Negara dalam keadaan baik-baik dan Sopan kepada Rakyat West Papua.

RAKYAT PEJUANG, Yang Terhormat.

Dengan Penuh rasa kasih sayang dan terbuka kami sampaikan, bahwa Demi 1 Nyawa manusia Pejuang sejati, Karena menegakkan Nilai Keadilan, Kebenaran dan Kemanusiaan di bumi Papua seperti di Surga, Maka Rakyat tertindas di Melanesia Barat wajib bangkit dan menuntut “Victor Yeimo” harus dibebaskan tanpa syarat apapun oleh Negara dalam keadaan baik-baik dan Sopan kepada Rakyat West Papua.

KNPB sebagai media nasional, dan juga salah 1 dari 112 organisasi gerakan masa bersama basis rakyat bangsa Papua Barat yang terkonsolidasi melalui 714.066 suara Petisi Rakyat Papua [PRP] akan terus berjuang. Berjuang utk menentukan Hak Penentuan Nasib Sendiri, termasuk Pembebasan Juru Bicara Internasional KNPB dan juga PRP, kamerad Victor Yeimo dengan cara damai dan bermartabat, mengedepankan nilai HUKUM, HAM & DEMOKRASI, Walau negara ini sebagai penjajah tidak mengakuinya, tetapi rakyat akan terus tempuh melalui Jalur Litigasi dan Non Litigasi pun akan kami tempuh.

Oleh sebab itu, seluruh basis rakyat, terutama 32 wilayah, sampai ke sector-sector, dan 3 Knpb Konsulat Indonesia tengah, Timor Leste & PNG Bersama SEKBER PRP yang tersebar di seluruh tanah air & luar negeri untuk segerah menyiapkan diri, siapkan peralatan demo damai, seperti spanduk, pamplet, megaphone, bendera merah bertuliskan kata “Lawan” atau bendera organisasi lainnya untuk turun ke jalan tua – menuntut pembebasan kawan Victor Yeimo TANPA SYARAT HUKUM KOLONIALISME RASIS Indonesia Apapun bentukNya.

Trimakasih untuk semua yang berkontribusi demi pengobatan kamberad Victor Yeimo, terutama Tim Pendampingan Hukum, tim Doa, Tim Bama, Tim Keamanan, Kawan senasib, Keluarga Knpb, PRP, ULMWP, WPNCL, NRFPB, WPNA, PNWP, TPNPB-OPM, Rakyat Non Papua, solidaritas internasional, DPRP yang siap jadi jaminan, Tuhan ALLAH, ALAM, ADAT dan Tulang belulang Papua Barat sekalian. Wa..wa..wa…๐Ÿค๐Ÿฝ๐Ÿ™๐Ÿพ๐Ÿ’ช๐Ÿพ

Catatan:
—–
Rakyat West Papua tidak mau Lihat & dengar, Bila Victor Yeimo TIDAK diperlakukan seperti selayakNya Manusia Tahanan Politik Bangsa West Papua.

Port Numbay , 30 August 2021
Pukul, 21:26 WPB.

#Free West Papua

Victor Yeimo kembali diperiksa dokter di RSUD Jayapura, 30 Agustus 2021

Victor Yeimo kembali diperiksa dokter di RSUD Jayapura

Reporter: Theo Kelen
August 30, 2021
7:35 pm

Jayapura, Jubi โ€“ Juru bicara internasional Komite Nasional Papua Barat atau KNPB, Victor Yeimo akhirnya kembali menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Jayapura pada Senin (30/8/2021). Pemeriksaan kesehatan itu baru dilakukan Senin, karena pada Sabtu (28/8/2021) Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Nikolaus Kondomo menolak untuk segera menjalankan penangguhan penahanan yang ditetapkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jayapura.

Victor Yeimo dibawa dari rumah tahanan Mako Brimob Polda Papua memakai ambulans menuju RSUD Jayapura pada Senin sekitar pukul 15.20 WP. Ambulans itu dikawal dua mobil patroli polisi dan tiga mobil minibus hitam.

Ada sekitar 20 polisi yang mengawal Yeimo ke RSUD Jayapura. Jaksa Penuntut Umum, Adrianus Tomana dan Valerianus Dedi Sawaki juga turut hadir di RSUD Jayapura.

Victor Yeimo didampingi oleh advokat Emanuel Gobay dan sejumlah penasehat hukum lainnya. Kedua anggota DPR Papua yang menjadi penjamin dalam permohonan penangguhan penahanan Victor Yeimo, Laurenzus Kadepa dan John NR Gobai juga ikut mendampingi Victor Yeimo. Istri dan ibunda Yeimo juga ikut berada di RSUD Jayapura.

Yeimo tiba di RSUD Jayapura sekitar pukul 16.00 WP. Ia langsung dibawah ke ruang paru-paru, dan menjalani pemeriksaan kesehatan di sana.

Ia mengenakan topi , bercelana hitam panjang, mengenakan baju hijau yang tidak dikancingkan, dengan kaos didalamnya. Gelang bintang kejora melekat di pergelangan tangan kirinya. Ia nampak lemas, dan berbicara dengan suara lirih.

Di depan koridor menuju tempat pemeriksaan Victor Yeimo, ada delapan anggota Brimob berjaga, lengkap dengan rompi anti peluru dan senjata. Di depan ruang tempat ia dibaringkan, polisi juga berjaga. Sejumlah warga dan aktivis KNPB juga ikut berjaga di depan ruang tempat Yeimo diperiksa.

Jaksa Penuntut Umum, Adrianus Tomana saat ditemui Jubi di RSUD Jayapura mengatakan pemeriksaan kesehatan pada Senin itu sesuai dengan penetapan majelis hakim untuk menangguhkan penahanan Victor Yeimo. Penangguhan penahanan itu ditetapkan oleh majelis hakim yang diketuai Eddy Soeprayitno S Putra SH MH, dengan hakim anggota Mathius SH MH dan Andi Asmuruf SH, pada Jumat (27/8/2021).

Surat Penetapan Pembantaran Victor Yeimo tertanggal 27 Agustus 2021 itu mengikuti rekomendasi tim dokter RSUD Jayapura yang menyatakan Yeimo harus menjadi rawat inap di rumah sakit, karena kesehatannya memburuk. Akan tetapi, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Nikolaus Kondomo pada Sabtu pekan lalu menolak menjalankan penangguhan penahanan pada hari itu. Saat itu, Kondomo menyatakan penangguhan penahanan Victor Yeimo baru akan dilakukan pada Selasa (31/8/2021).

Adrianus Tomana menyatakan lamanya penangguhan penahanan itu akan bergantung kesimpulan dokter atas pemeriksaan kesehatan Victor Yeimo. โ€œKapan lama pembantaran tergantung hasil pemeriksaan dokter. Kalau dokter nyatakan sudah sembuh, maka pembantaran kami cabut, dan [Victor Yeimo] dikembalikan ke sel tahanan,โ€ katanya.

Tomana menyatakan penahanan Victor Yeimo ditangguhkan karena sakit, sehingga proses hukum perkaranya di Pengadilan Negeri Jayapura dihentikan sementara. โ€œSementara persidangan dihentikan dulu, sampai terdakwa dinyatakan dokter sehat kembali,โ€ kata Tomana.

Hingga berita ini diturunkan pada Senin petang, Victor Yeimo masih di RSUD Jayapura. Belum diperoleh informasi berapa lama pemeriksaan kesehatan itu akan berlangsung. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Link: